Tampilkan postingan dengan label Bio-C Kelompok 5 Bioteknologi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bio-C Kelompok 5 Bioteknologi. Tampilkan semua postingan

Senin, 26 Mei 2014

e-Modul Kelompok 5 Bio C

MODUL PEMBELAJARAN
BIOTEKNOLOGI BERBASIS BIOENTERPRENEURSHIP, WHY NOT.
                                                                                  
Disusun untuk memenuhi salah satu tugas terstruktur
Mata kuliah : Inovasi Pembelajaran
Dosen pengampu : Eka Fitriah, S.Si, M.Pd




Disusun Oleh:
Kelompok 4 (Empat)

Ainatur Rahmah    (14111620060)
Ajie Saefudin        (14111621336)
Dede sri Mulyati    (14111610009 )
Sofiyatullaeliyah    (14111610056)
    
    IPA Biologi C/VI  


KEMENTRIAN AGAMA REPUBLIK INDONESIA
INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN)
SYEKH NURJATI CIREBON
2014




 
MODUL PEMBELAJARAN
BIOTEKNOLOGI BERBASIS BIOENTERPRENEURSHIP, WHY NOT.

A.      Pendahuluan
Istilah bioteknologi tidak asing lagi di telinga. Bioteknologi dapat dengan mudah diidentifikasi dari artinya. Bioteknologi berasal dari istilah Latin, yaitu Bio (hidup), teknos (teknologi = penerapan), dan  logos (ilmu). Artinya, ilmu yang mempelajari penerapan prinsip-prinsip biologi. Dalam arti luas, bioteknologi ialah memanipulasi organisme atau komponen organisme tersebut untuk melakukan tugastugas praktis atau menghasilkan produk yang bermanfaat. 
Prinsip dasar dari bioteknologi adalah menggunakan makhluk hidup sebagai subjek. Makhluk hidup yang digunakan adalah sebagian besar dari golongan mikroorganisme. Mikroorganisme yang dimaksud antara lain jamur, bakteri, dan sebagainya. Beda mikroorganisme yang digunakan berarti produk akhir yang dihasilkan pun akan berbeda. Produk akhir yang hasilnya memuaskan mengindikasikan bahwa metode kerja dan mikroorganisme yang digunakan tergolong baik.
Dewasa ini, kebutuhan manusia akan sumber daya semakin meningkat. Hal ini berdampak pada kemajuan pengetahuan manusia untuk dapat memenuhi kebutuhannya. Produkproduk bioteknologi yang menggunakan bantuan mikroorganisme seperti roti, keju, yoghurt, tempe, kecap, dan sebagainya tergolong bioteknologi konvensial. Namun, karena perkembangan pemikiran dan teknologi manusia menjadikan dikenalnya produkproduk bioteknologi modern yang dalam prosesnya melibatkan tingkatan molekuler dalam pengerjaannya seperti DNA.

Kompetensi Inti : 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
2. Menghayati dan mengamalkan prilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli, (gotong royong), kerjasama, toleran, damai, santun, responsif dan proaktif dan menunjukkan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sekitar dan alam serta dal am menempatkan diri sebagai cermin bangsa dalam pergaulan dunia.
3. Memahami, menerapkan, mengamalkan dan mengevaluasi pengetahuan faktual, prosedural serta kognitif berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni budaya dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
 4. Mengolah, menalar, menyaji, mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak secara efektif dan kreatif dan mampu menggunakan metode sesuai dengan kaidah.
Kompetensi Dasar :  1.2. Menyadari dan mengagumi pola pikir dalam kemampuan mengamati bioproses
2.1 Berprilaku ilmiah, teliti, tekun, jujur sesuai data dan fakta, disiplin, tanggung jawab dan peduli dalam observasi dan eksperimen, berani dan santun dalam mengajukan pertanyaan ndan berargumentasi, peduli lingkungan, gotong royong, bekerja sama, cinta damai, berpendapat secara ilmiah dan kritis, res ponsif dan proaktif dalam setiap tindakan dan dalam melakukan pengamatan dan percobaan di dalam kelas/laboratorium
3.10 Memahami tentang prinsip-prinsip bioteknologi yang menerapkan bioproses dalam menghasilkan produk baru untuk meningkatkan kesejahteraan manusia dalam aspek kehidupan.
4.10. Merencanakan dan melakukan percobaan prinsip-prinsip bioteknologi konvensional untk menghasilkan produk dan mengevaluasi produk yang dihasilkan serta prosedur yang dihasilkan
Tujuan Pembelajaran:
1.        Menjelaskan konsep bioteknologi
2.        Menjelaskan  sejarah bioteknologi
3.        Menjelaskan jenis bioteknologi
4.        Menjelaskan peranan bioteknologi
5.        Menjelaskan konsep  bioteknologi konvensional
6.        Menyebutkan contoh bioteknologi konvensional
7.        Menjelaskan proses bioteknologi konvensional
8.        Membimbing siswa menjadi seorang bioenterpreneurship
9.        Menerapkan bioenterpreneurship dalam kehidupan sehari-hari
Modul ini merupakan salah satu media yang dapat digunakan untuk membahas mengenai bioteknologi berbasis bioenterpreneurship.
Untuk dapat menguasai kemampuan yang telah dijelaskan diatas, maka Anda diharapkan mengikuti petunjuk belajar sebagai berikut:
1.        Bacalah bagian uraian dan contoh dari setiap kegiatan belajar dengan cermat sampai Anda dapat menangkap makna dari berbagai sisi bioteknologi.
2.        Bacalah rangkuman untuk memberikan Anda aspek–aspek dasar sebagai gambaran mengenai garis besar dari setiap kegitan belajar.
3.        Kerjakan tes formatif yang disediakan untuk mengukur sejauh mana pemahaman Anda mengenai materi bioteknologi. Diharapkan Anda dapat mengerjakan latihan yang telah disediakan secara mandiri untuk kemampuan Anda mengenai materi tersebut.
4.        Bila Anda telah menjawab tes formatif, bandingkanlah jawaban Anda dengan jawaban yang telah disediakan. Bila setelah dihitung ternyata Anda telah mencapai tingkat penguasaan sama atau lebih besar dari 80%, maka Anda dipersilakan untuk meneruskan ke kegiatan belajar selanjutnya.
Selamat belajar!

B.       Kegiatan Belajar 1
1.      Definisi Bioteknologi
Bioteknologi berasal dari bahasa latin, yaitu bio (hidup), tehnos (teknologi=penerapan) dan logos (ilmu) yang berarti ilmu yang menerapkan prinsip-prinsip biologi. Jadi, sebenarnya bioteknologi bukan suatu disiplin ilmu, melainkan suatu ilmu terapan. Menurut Sardjoko (1991), bioteknologi adalah proses-proses biologi oleh mikroorganisme yang dimanfaatkan untuk kepentingan manusia. Bioteknologi bisa diartikan suatu pemanfaatan makhluk hidup atau rekayasa organisme sistem atau proses biologis untuk menghasilkan suatu produk yang bermanfaat bagi manusia yang menghasilkan suatu barang, atau dapat dikatakan pemanfaatan prinsip-prinsip ilmiah dengan menggunakan makhluk hidup untuk menghasilkan produk bagi kepentingan manusia.
Agar lebih jelas perhatikan skema pada Gambar  berikut.
 






 Ciri-ciri utama bioteknologi sebagai berikut:
1)      Adanya agen biologi berupa mikroorganisme, tumbuhan, atau hewan.
2)      Adanya pendayagunaan secara teknologi dan industri.
3)      Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstrasi dari pemurnian.
2.      Sejarah Perkembangan Bioteknologi


3.      Jenis bioteknologi
a.       Bioteknologi tradisional
Bioteknologi tradisional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroba, proses biokimia dan proses genetik secara alami, misalnya mutasi dan rekombinasi genetik. Aplikasi bioteknologi tradisional mencakup berbagai aspek kehidupan manusia, yaitu aspek pangan, peternakan, pertanian, dan kesehatan. (Kistinnah, 2006)
1)        Pangan
Berikut ini contoh dari bioteknologi tradisional di bidang pangan, antara lain sebagai berikut.
a)        Tempe, bahan dasar dari kedelai, merupakan hasil fermentasi dari jamur Rhizopus.
b)        Tape, bahan dasarnya singkong atau beras ketan, merupakan hasil fermentasi dari Saccharomyces cereviceae.
c)        Kecap, bahan dasarnya kacang kedelai hasil, fermentasi dari jamur Aspergillus.
2)        Peternakan
Pada bidang peternakan misalnya:
a)        Hasil mutasi alam yang menghasilkan domba ankon, yaitu domba yang berkaki pendek dan bengkok;
b)        Sapi Jersey yang dapat menghasilkan susu dan kandungan krim yang lebih bagus.
3)        Kesehatan
Di bidang kesehatan misalnya:
a)        Vaksin merupakan mikroorganisme yang toksinnya dimatikan dan dapat bermanfaat untuk meningkatkan imunitas.
b)        Antibiotik, merupakan hasil isolasi dari bakteri dan jamur yang dapat dimanfaatkan untuk pengobatan.
b.      Bioteknologi modern
Bioteknologi modern merupakan bioteknologi berdasarkan pada manipulasi atau rekayasa DNA, yang dilakukan dengan memodifikasi gen-gen spesifik dan memindahkannya pada organisme yang berbeda seperti bakteri, tumbuhan, dan hewan.
Seperti halnya bioteknologi tradisional, bioteknologi modern juga mencakup berbagai aspek kehidupan, yaitu aspek pangan, peternakan, pertanian, dan kesehatan.
1)        Pangan
Beberapa contoh hasil bioteknologi modern adalah sebagai berikut.
a)        Kentang hasil mutasi genetik yang mempunyai kadar pati dapat mengikat 20% lebih tinggi daripada
b)        Tomat hasil dari manipulasi genetik sehingga tidak cepat matang, tahan lama, dan tidak cepat membusuk.
2)        Peternakan
Beberapa contoh bioteknologi modern bidang peternakana.
a)        Ternak unggul hasil dari manipulasi sehingga menghasilkan daging dan susu yang unggul pula.
b)        Kambing identik dengan domba, sapi, dan lain-lain, hasil dari pembelahan embrio secara fisik.
3)        Pertanian
Beberapa contoh hasil dari bioteknologi modern di bidang pertanian adalah sebagai berikut.
a)        Jagung dan kapas setelah gennya dimanipulasi dapat resisten terhadap serangan penyakit gen tertentu.
b)        Hasil radiasi dari seleksi biji-bijian kedelai menghasilkan tanaman kedelai tengger dan kedelai hijau camar yang berumur pendek dengan produktivitas tinggi.
4)        Kesehatan
Beberapa contoh hasil dari bioteknologi modern di bidang kesehatan adalah:
a)        Manipulasi produksi vaksin dengan menggunakan Eschericia coli di bidang pangan agar lebih efisien;
b)        Hormon pertumbuhan somatotropin hasil dari Eschericia coli.

Rangkuman
Bioteknologi berasal dari bahasa latin, yaitu bio (hidup), tehnos (teknologi=penerapan) dan logos (ilmu) yang berarti ilmu yang menerapkan prinsip-prinsip biologi. Dengan kata lain, bioteknologi merupakan pemanfaatan organisme dan agen- agen biologis untuk menghasilkan barang atau jasa untuk kepentingan manusia.
Ciri-ciri utama bioteknologi yaitu; adanya agen biologi berupa mikroorganisme, tumbuhan, atau hewan, adanya pendayagunaan secara teknologi dan industry, dan produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian.
Bioteknologi tradisional merupakan bioteknologi yang memanfaatkan mikroba, proses biokimia dan proses genetik secara alami, misalnya mutasi dan rekombinasi genetik. Aplikasi bioteknologi tradisional mencakup berbagai aspek kehidupan manusia, yaitu aspek pangan, peternakan, pertanian, dan kesehatan.           
Bioteknologi modern merupakan bioteknologi berdasarkan pada manipulasi atau rekayasa DNA, yang dilakukan dengan memodifikasi gen-gen spesifik dan memindahkannya pada organisme yang berbeda seperti bakteri, tumbuhan, dan hewan.

Tes Formatif 1
1.        Bioteknologi berasal dari dua kata yaitu bio dan logos yang masing-masing mempunyai arti yaitu makhluk hidup dan ilmu. Dengan demikian, bioteknologi adaah...
A.       Ilmu yang mempelajari tentang pemanfaatan makhluk hidup untuk menghasilkan suatu produk yang bermanfaat bagi manusia yang menghasilkan suatu barang
B.       Ilmu yang mempelajari tentang pemanfaatan proses biologis makhluk hidup untuk menghasilkan suatu produk yang bermanfaat bagi manusia yang menghasilkan suatu barang
C.       Ilmu yang mempelajari tentang pemanfaatan makhluk hidup atau rekayasa organisme sistem untuk menghasilkan suatu produk yang bermanfaat bagi manusia yang menghasilkan suatu barang
D.       Ilmu yang mempelajari tentang pemanfaatan makhluk hidup dari rekayasa genetika untuk menghasilkan suatu produk yang bermanfaat bagi manusia yang menghasilkan suatu barang
E.        Ilmu yang mempelajari tentang pemanfaatan makhluk hidup atau rekayasa organisme sistem untuk menghasilkan suatu produk yang bermanfaat dan merugikan manusia.
2.        Bioteknologi merupakan ilmu terapan, yang berarti bahwa bioteknologi merupakan penerapan pengetahuan dari satu atau lebih bidang-bidang ilmu. Di bawah ini yang merupakan bidang-bidang ilmu bioteknologi adalah...
A.       Biologi dan teknologi
B.       Biologi, teknologi, dan ekonomi
C.       Biologi, teknologi, dan sosiologi
D.       Biologi, teknologi, dan mikrobiologi
E.        Biologi, teknologi, dan  geografi
3.        Dalam bioteknologi, Louis Pasteur dikenal sebagai Bapak Bioteknologi. Hal ini karena beliau berperan dalam...
A.       Louis Pasteur melakukan fermentasi menggunakan mikroorganisme
B.       Louis Pasteur yang memperkenalkan prinsip-prinsip penggunaan bioteknologi berupa makhluk hidup.
C.       Louis Pasteur yang pertama kalinya menggunakan mikroorganisme dalam percobaannya.
D.       Louis Pasteur sangat berperan dalam pengembangan bioteknologi di masa dulu.
E.        Lewat Lousi Pasteur, banyak para ahli di zaman dulu yang mengembangkan bioteknologi.
4.        Pada tahun 1928, Alexander Fleming menemukan penisilin. Di bawah ini alasan yang tepat untuk nama penisilin itu sendiri adalah...
A.       Penisilin diadopsi dari nama jamur penghasil anbiotik penisilin
B.       Nama penilisin merupakan nama pemberian Alexander Fleming saat menemukan penisilin
C.       Penisilin diadopsi dari nama jamur yaitu Penicilium
D.       Nama penilisin merupakan nama pemberian Alexander Fleming saat menemukan jamu Penisilium
E.        Penisilin diadopsi dari nama jamur penghasil anbiotik yaitu Penicilium notatum
5.        Mengkultur bakteri telah dilakukan ilmuwan sejak dulu. Di bawah ini ilmuwan yang menciptakan teknik mengkultur bakteri adalah...
A.       Robert Koch
B.       Alexander Fleming
C.       Louis Pasteur
D.       Edward Jenner
E.        Geoger Mendel
6.        Berikut ini perbedaan yang tepat untuk bioteknologi konvensional dan bioteknologi modern adalah...
A.       Bioteknologi konvensional menggunakan alat-alat tradisional, sedangkan bioteknologi modern menggunakan alat-alat modern.
B.       Bioteknologi konvensional tidak dapat dipelajari karena tidak menggunakan prinsip-prinsip ilmiah, sedangkan bioteknologi modern bisa.
C.       Bioteknologi konvensional dilakukan dengan cara dan peralatan yang sederhana, sedangkan bioteknologi modern diperkaya dengan teknik rekayasa genetika.
D.       Bioteknologi konvensional menggunakan teknik aseptis sedangkan bioteknologi tidak.
E.        Bioteknologi konvensional merupakan bioteknologi tradisional yang berlaku pada zaman dulu, sedangkan bioteknologi modern berlaku di zaman sekarang.
7.        Di bawah ini yang merupakan contoh bioteknologi konvensional adalah...
A.    Yogurt
B.     Kloning
C.     Terapi gen
D.    Kultur jaringan
E.     Inseminasi
8.        Dalam proses pembuatan tempe, para pembuat tempe seringkali menggunakan jamur Rhizopus dalam pembuatannya. Dapatkah kamu menemukan alasan yang tepat penggunaan jamur tersebut...
A.       Jamur tersebut menghasilkan enzim-enzim yang dapat menyusun senyawa sedehana menjadi kompleks
B.       Jamur tersebut menghasilkan enzim-enzim yang dapat merombak senyawa kompleks menjadi senyawa sederhana
C.       Jamur tersebut menghasilkan  enzim-enzim yang dapat menyusun dan merombak senyawa
D.       Jamur tersbeut aman dikonsumsi
E.        Jamur tersebut banyak beredar di pasaran.
9.        Kecap merupakan jenis bioteknologi konvensional. Dalam pembuatan kecap terdapat jamur yang berperan dalm proses fermentasinya. Di bawah ini jamur yang digunakan dalam fermentasi kecap adalah...
A.    Rhizopus
B.     Saccharomyces cereviceae
C.     Neurospora sitophila
D.    Aspergillus
E.     Lactobacillus bulgarius
10.    Berikut ini yang merupakan ciri bioteknologi modern adalah...
A.    Pemanfaatan mikrooraisme terbatas
B.     Menggunakan secara langsung hasil yang diproduksi organisme atau mikrorganisme
C.     Peralatan yang digunakan sederhana
D.    Tidak perlu menggunakan prinsip ilmiah
E.     Mulai berkembang sejak ditemukan DNA

Jawaban Tes Formatif 1
1.        C
2.        D
3.        B
4.        E
5.        A
6.        C
7.        A
8.        B
9.        D
10.    E

Cocokkanlah jawaban Anda dengan kunci jawaban tes formatif 1. Hitunglah jawaban benar Anda. Kemudian, gunakan rumus berikut untuk mengetahui tingkat penguasaan Anda terhadap materi kegiatan belajar I.
Rumus:
Tingkat penguasaan= 
Arti tingkat penguasaan : 
90 – 100% = baik sekali 
80 – 89%   = baik
70 – 79%   = cukup
 < 70%      = kurang
Apabila Anda mencapai tingkat penguasaan 80% atau lebih, Anda dapat meneruskan pada modul selanjutnya. Namun, jika tingkat penguasaan Anda berada di bawah 80%, Anda harus mengulangi materi kegiatan belajar  terutama bagian yang belum dikuasai.

DAFTAR PUSTAKA
Campbell, Neil A., Jane B. Reece, Lawrence G Mitchell.2000. Biologi Edisi Kelima Jilid 1. Jakarta : Erlangga.
Kistinnah, Idun dan Endang Sri Lestari. 2006. Biologi 3. Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidkan Nasional